Sambut Tahun Baru Islam, Polres Temanggung Gelar Wayang Kulit

Tribratanews.temanggung.jateng.polri.go.id, Temanggung – Kepolisian Resor Temanggung, Polda Jawa Tengah, menggelar pentas kesenian wayang kulit dalam menyambut Tahun Baru Islam 1439 Hijriah.

Kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun itu merupakan bentuk partisipasi Polres Temanggung dalam melestarikan kesenian wayang kulit.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo mengatakan, kegiatan yang mengangkat tema ‘melalui pagelaran kesenian wayang kulit, kita tingkatkan kepercayaan Polri dan masyarakat guna terwujudnya harkamtibmas di wilayah Kabupaten Temanggung’.

Menurutnya, selain untuk melestarikan kesenian tradisional dan menyambut Tahun Baru Islam, pementasan wayang kulit juga untuk memberikan hiburan gratis kepada masyarakat Temanggung.

“Kami berupaya melestarikan kesenian wayang kulit dengan menggelar kesenian tradisional ini setiap tahun dalam menyambut Tahun Baru Islam,” kata Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo, di Aspol Gemoh Temanggung, Sabtu dini hari.

Maesa menuturkan, wayang kulit sebagai sarana berkomunikasi dan bersinergi dengan masyarakat.

“Kami ingin mengadakan kegiatan yang membaur dengan masyarakat, maka dilaksanakan dengan nuansa rakyat. Kami berupaya memberikan yang terbaik pada masyarakat Temanggung untuk hadir menikmati wayang kulit, sekaligus kami memberikan sekadar makan dan minum bersama-sama, supaya nikmat sampai pagi hari dengan menikmati makanan tradisional,” katanya.

Pentas wayang kulit yang dimulai pada Jumat (29/9/2017) sekitar pukul 19.30 WIB, mendatangkan Ki Bambang Wiji Nugroho dari Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu juga mendatangkan bintang tamu, yakni sejumlah artis ibu kota, seperti Bemby, Dua Cinta, Pepy, Akbar (stand up komedi ibu kota), Gareng dari Salatiga, dan Lilik Pujiwati dari Yogyakarta.

Nampak hadir Forkopimda Temanggung, dan ratusan warga penggemar wayang kulit yang antusias menyaksikan pementasan wayang kulit dengan mengambil lakon “Pandawa Mbangun Projo”.

Pada pementasan wayang kulit tersebut, para penonton mendapat suguhan berbagai makanan tradisional, seperti mi godok, wedang ronde, wedang kopi, nasi goreng, kacang godok, dan makanan kecil khas “angkringan”.

(Humas Polres Temanggung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *