Tidak Hanya Gereja di Kota Yang Dijaga, Gereja Terpencil Juga Tak Luput Dari Penjagaan Polisi

Tribratanews.temanggung.jateng.polri.go.id, TEMANGGUNG — Selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2017, jajaran Kepolisian Republik Indonesia siaga satu untuk melaksanakan pengamanan perayaan ibadah Natal dan Tahun Baru 2018.

Tidak terkecuali Polsek Tretep, Polres Temanggung, Polda Jawa Tengah, juga memberlakukan siaga satu bagi seluruh anggotanya. Karena daerahnya merupakan kawasan pegunungan dimana warganya yang selama ini hidup rukun dan damai.

Namun demikian dikatakan Kapolsek Tretep AKP Bambang Nuryanto, meskipun daerahnya terpantau aman dan kondusif, pihaknya tidak mau kecolongan dengan situasi yang sudah terbina dengan baik.

“Jangan terlena dengan keadaan sekarang, namun kita harus tetap berhati-hati dan selalu waspada terhadap segala kemungkinan,” tutur Kapolsek Tretep kepada anggotanya sebelum melaksanakan tugas pengamanan di Gereja setempat, Senin (25/12/2017) pagi.

Sebelum melakukan pengamanan, Bambang memerintahkan anggota untuk menyisir setiap sudut ruang, baik di dalam atau luar Gereja / Kapel, untuk mendeteksi benda-benda yang mencurigakan, agar masyarakat yang melaksanakan ibadah dapat berjalan dengan nyaman dan damai.

“Sebelum melakukan pengamanan, setiap sudut ruang di Gereja harus steril dari benda-benda yang sifatnya membahayakan,” jelasnya.

Untuk diketahui, di wilayah hukum Polsek Tretep, yaitu Kecamatan Tretep dan Kecamatan Wonoboyo, memiliki dua Kapel yang terletak di Desa Cemoro dan Desa Wates, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Wonosobo. Puncak kegiatan ibadah Natal di daerah tersebut yaitu pada Minggu (24/12/2017) sore kemarin dan Senin.

(Humas Polsek Tretep // Polres Temanggung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *