Polsek Candiroto Sidangkan Tipiring Pengamen Dan Pak Ogah

 

Tribratanews.temanggung.jateng.polri.go.id,  Candiroto – Patroli merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh kepolisian guna menciptakan rasa aman di masyarakat dan mencegah terjadinya gangguan keamanan. Kapolsek Candiroto Polres Temanggung AKP Jianto, S.H memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan patroli. Menindak lanjuti perintah tersebut, Tim Patroli Polsek Candiroto yang dipimpin Kanit Sabhara Ajun Inspektur Satu Eko Supardiyanto, S.H dengan 3 anggota melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Candiroto dengan sasaran pusat keramaian, objek vital dan juga kemacetan lalu lintas.

Pada saat tim patroli melintas di jalan raya Ngadirejo-Candiroto tepatnya di Muntung Candiroto, petugas melihat 1 orang yang sedang meminta-minta uang menggunakan ember bekas di dekat jembatan yang sedang dilebarkan, mengetahui hal tersebut Kanit Sabhara beserta anggota mendatangi kemudian meminta keterangan kepada yang bersangkutan, setelah dimintai keterangan orang tersebut mengaku meminta-minta uang dari pengendara yang melintas dengan dalih mengatur lalu lintas (pak ogah). Orang tersebut bernama Sukirno (39) dengan alamat Mojotengah Kabupaten Wonosobo. Mendapatkan pengakuan seperti itu kemudian Sukirno dibawa ke Polsek Candiroto untuk didata dan akan disidangkan tidak pidana ringan di Pengadilan Negeri Temanggung. Menurut Kanitsabhara, kondisi lalu lintas di tempat tersebut tetap bisa lancar tanpa adanya pak ogah.

Patroli pun dilanjutkan dengan patroli jalan kaki di pasar Candiroto dan mendapati 1 orang sedang mengamen menggunakan gitar kecil. Karena banyak keluhan dari para pedagang pasar tentang masih banyaknya pengamen, orang tersebut dimintai keterangan dan ternyata yang bersangkutan memang kesehariannya mengamen dan mengaku sudah mendapatkan sejumlah uang dari hasil mengamen. Kemudian orang tersebut diamankan di Polsek Candiroto dan didata dengan identitas Budi Santoso (29) tinggal di Kemalangan Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung, yang selanjutnya akan disidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Temanggung.

“Kami banyak mendengar keluhan dari masyarakat tentang masih adanya pengamen di pasar dan juga pak ogah di jalan yang cukup membuat tidak nyaman pengguna jalan” terang Jianto.

Sukirno dan Budi Santoso kemudian disidangkan tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Temanggung, Jumat (31/8/18). Dalam perkara ini keduanya melanggar pasal 504 (1) KUHPidana yang berbunyi “Barang siapa meminta-minta (mengemis) di tempat umum dihukum karena meminta-minta dengan kurungan selama lamanya 6 minggu”.

Setelah dilaksanakan sidang, untuk Sukirno divonis dengan hukuman percobaan selama 1 bulan. Sedangkan untuk Budi Santoso ternyata pernah 2 kali menjalani sidang tipiring di PN Temanggung di tahun 2016 dan 2017 dalam perkara yg sama sehingga hakim menjatuhkan vonis sedikit lebih berat dengan hukuman percobaan selama 1 bulan 15 hari dan atas putusan hakim tersebut keduanya menerima.

Usai sidang, Kanitsabhara memberikan pembinaan kepada kedua orang tersebut agar jangan mengulangi perbuatan tersebut dan sebisa mungkin untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

 

(Humas Polsek Candiroto Polres Temanggung).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *