Wakapolsek Tretep menghadiri undangan Sosialisasi Pelarangan Tanaman semusim dalam kawasan hutan

tribrata news .temanggung.jateng.polri.goid.Tretep- Dalam rangka menjaga keutuhan alam dan melestarikan lingkungannya. Maka kiranya semua pihak tidak terkecuali ikut peduli merawatnya,sehingga alam bisa diajak kerjasama yang saling menguntungkan.Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya ketika Wakapolsek Tretep Iptu Hasan Bisri menghadiri undangan BKPH Temanggung RPH Jumprit di Nglarug Bantir,Candiroto Selasa (15/01/2019 ).

Lebih lanjut Kapolsek Tretep Iptu Sutarno.SH.melalui Wakapolseknya Iptu Hasan Bisri menekankan bahwa lewat Forum ini pada” Sosialisasi Pelarangan Tanaman Semusim dalam Kawasan hutan”yang diselenggarakan oleh Dinas Perhutani  BKPH Temanggung RPH Jumprit khususnya,yang dihadiri 65 orang,  dihadiri  oleh Bp.Asper BKPH Temanggung.Bp.Kusino.S.Hut.,Bp.Nurdin dari LKH Kab.Temanggung,Bp.Kuncoro.SH. dari KPH Kedu utara,Muspika Wonoboyo,Jajaran RPH Jumprit,para ketua Lmdh wilayah RPH Jumprit,itu  adalah momentum yang kami Polri nantikan,sebab selama ini Polri tutup mata dan telinga terhadap suara orang ditingkat aliran sungai hilir,khawatir dengan bencana banjirnya kalau hujan lebat,dikawasan sabuk/lereng gunungnya bagi yang tidak menanam tembakau khususnya,khawatir akan bahaya longsornya.

Sebagai Institusi pengemban amanah Kamtibmas,Polri khusunya Polsek Tretep yang bertugas disabuk Gunung /lereng kawasan Gunung Prau,( padahal juga terdiri dari lereng gunung Blumbang,Gunung Seblencong,juga gunung Tretep ), sebenarnya dilematis. Sebab suatu ketika Polri Polsek Tretep pernah diajak penindakan hukum secara” Operasi terpadu”, untuk melarang penduduk menanam tanaman semusim khususnya tembakau, hal tersebut telah dilaksanakan dengan baik dan lancar,walau pro dan kontra tentu ada di sana sini,tetapi kenapa tak lama kemudian selaku Stick holder yang bertanggung jawab dalam hal itu,kok seolah-olah memperbolehkan,mengijinkan penaman tanaman semusim,khususnya tanaman tembakau.

Memang; publik dikawasan Temanggung, tanaman yang sudah punya nama besar dan nilai komoditi impian tinggi, secara ekonomi kalau ngepasi (bahasa Jawa)/kebetulan,yaitu tanaman Tembakau khususnya,tentu sangat membius.Akan tetapi perlu kita renungkan bahwa, ekses dari tanaman semusim jika ditanam di kawasan “Hutan Lindung” sangatlah tidak menguntungkan dan sebaliknya menghawatirkan/membahayakan,sebab kenyataan telah cukup banyak membuktikan seperti di pegunungan Batur-Banjar negara,juga di Jawa barat maupun daerah lainnya di Indonesia, yang telah terjadi longsor dan erosi besar besaran cukup banyak menelan korban harta benda,maupun jiwa.

Tidak lupa pada kesempatan tersebut Polri mengajak hadirin untuk ditularkan dengan handai tolan bahwa, sebentar lagi kita bangsa Indonesia punya hajat besar yaitu Pileg dan Pilpres.Untuk itu tanpa partisipasi aktif dari saudara -saudariku semua khususnya yang hadir disini,mustahil Pileg dan Pilpres akan sukses tanpa ekses.”Tambahnya.

( Humas Polsek Tretep )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *