Gagal Taruhan Pilkades, Pria Pembakar Mobil Honda Jazz di Parakan Dibekuk Polisi

Tribratanews.temanggung.jateng.polri.go.id, Temanggung – Kepolisian Resor Temanggung Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus pembakaran mobil di Dusun Santren, Desa Glapansari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung yang terjadi pada 10 Januari 2020 Pasca Pilkades serentak Tahun 2020 di Kabupaten Temanggung..

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali melalui Wakapolres Temanggung Kompol Kelik Budiono kepada awak media menerangkan, tersangka pembakar mobil Honda Jazz warna hitam nopol H 9276 EM milik Supriyono warga Desa Glapansari Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung adalah SU (39) dan WD (19) keduanya merupakan warga satu kampung dengan korban. Ia menuturkan tersangka membakar mobil menggunakan bensin, lantaran merasa tersinggung dan tidak suka dengan perilaku korban karena taruhan yang digunakan berupa sepeda motor milik adiknya dan akhirnya dibatalkan sehari sebelum pelaksanaan Pilkades.

Kompol Kelik Budiono menyampaikan awal mula kejadian pada hari Jumat (10/1) sekitar pukul 22.00 WIB saat korban sedang berada di dalam rumahnya kemudian berniat akan beristirahat mendengar suara ledakan selanjutnya korban keluar rumah dan melihat api yang telah membakar mobilnya Honda Jazz warna hitam yang diparkir di halaman rumahnya.

Kemudian korban minta tolong dan dibantu oleh warga sekitar sehingga api berhasil dipadamkan. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 50.000.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Parakan guna pengusutan lebih lajut.

“Selanjutnya tim dari Satreskrim Polres Temanggung, Polsek Parakan dan Tim Resmob Polda Jateng dibentuk untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang perkara tersebut, setelah mendapatkan alat bukti yang cukup tim berhasil mengamankan kedua tersangka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya, Senin (3/2/2020).

Ia menyebutkan barang bukti yang disita atas kasus tersebut, antara lain jerigen bekas dalam kondisi terbakar, ember kecil, kain sisa terbakar, korek gas, sandal milik tersangka SU yang tertinggal di TKP, dan pakaian yang digunakan tersangka saat melakukan aksi pembakaran.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 187 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 12 tahun penjara,” tegas Kompol Kelik Budiono.

(Humas Polres Temanggung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *