Ketagihan Hasilnya, Dua Pemuda Asal Desa Pagergunung Bulu Nekat Gunakan Kartu Tani Untuk Deposit Judi Online

Tribratanews.temanggung.jateng.polri.go.id, Temanggung – RC (30) dan BK (21) dua pemuda asal Desa Pagergunung Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung ditangkap polisi, lantaran kedapatan menggunakan kartu tani untuk melakukan perjudian online. Mereka ditangkap petugas kepolisian di sebuah warnet dan tertangkap tangan saat berjudi online, Senin (3/2/2020).

Pihak kepolisian sendiri merasa heran atas perilaku tersangka yang menyalahgunakan fasilitas pemerintah. Padahal kartu tersebut dikeluarkan pemerintah untuk membantu petani seperti mempermudah pembelian pupuk, tapi justru disalahgunakan untuk deposit judi online.

Kasat Reskrim Polres Temanggung Polda Jateng AKP Muhamad Alfan melalui Kaur Bin Ops Iptu Tasari mengatakan, penangkapan tersebut bermula ketika petugas melaksanakan patroli mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Petiran Desa Pagergunung Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung sering terjadi tindak pidana perjudian secara online jenis Togel Hongkong.

“Perjudian online dilakukan di sebuah warnet, lalu kita tindaklanjuti dengan pengecekan tapi tidak menemukan pelakunya, baru setelah beberapa kali melakukan penyanggongan kita mendapatkan pelakunya di sebuah warnet. Akhirnya kita tangkap dua orang ini, mereka melakukan judi online dengan jenis Togel Hongkong dan perjudian online ini harus menggunakan saldo di rekening,” terangnya.

Salah satu tersangka RC menuturkan, memang semula Kartu Tani itu dia gunakan untuk membeli pupuk. Tapi lama kelamaan, terutama sejak setahun terakhir dia gunakan untuk deposit judi online dengan nominal minimum Rp 50.000 – Rp 100.000.

“Saya coba pakai kartu tani dengan rekening Simpedes BRI ini ternyata bisa untuk deposit karena ada saldonya. Setelah deposit baru bisa main dengan memilih angka-angka, saya pernah menang Rp. 6 juta ,” kata tersangka RC..

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 buah Handphone, 1 voucher paket data, bukti transfer, Kartu Tani, buku tabungan serta uang tunai. Tersangka dijerat Pasal 303 KUH Pidana tentang perjudian dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.

(Humas Polres Temanggung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *