Gara- gara Istri tidak diakui sebagai anak oleh bapaknya,menantu tega membacok mertuanya

tribratanews.temanggung.jateng.polri.go.id.tembarak- Unit Reskrim Polsek Tembarak Polres Temanggung,telah berhasil mengamankan pelaku pembacokan terhadap mertuanya,atas Nama KT,umur 33 tahun,pekerjaan tani,Alamat Ds Nampirejo Rt/03/Rw/03 Kec Temanggung kota,Kab Temanggung,terhadap mertuanya yang bernama Rewang Hardani,52 tahun ,Islam,Swasta Alamat Dsn Durenan Ds / Kec Tembarak Kab Temanggung ,Kamis (24/09/220).

Kejadian pada Hari Kamis tanggal 24 September 2020 pukul 14.30 Wib di Warung Bakso, Ds Durenan Ds, Tembarak Kec Tembarak Kab Temanggung.

Kronologis Kejadian
Sebelum kejadian, korban saat itu sedang tiduran di warung bakso miliknya, kemudian didatangi oleh anak perempuannya yang bernama RF, saat itu antara korban dan anak perempuannya tersebut terjadi cekcok mulut, tidak lama kemudian datang pelaku yang juga suami dariRF yang bernama K, saat itu pelaku langsung membacok korban menggunakan golok (bendho) yang sebelumnya sudah dibawa pelaku mengenai kepala bagian belakang korban, sehingga korban mengalami luka bacok pada kepala bagian belakang dan selanjutnya korban oleh petugas kepolisian dibawa ke RSUD Kab. Temanggung untuk mendapatkan perawatan.
Sebab-sebab kejadian, menurut keterangan pelaku sejak pelaku menikahi anak korban pada sekitar tahun 2007, sampai sekarang korban tidak mau mengakui istri pelaku sebagai anaknya, karena korban sebelumnya tidak menyetujui pernikahan anak perempuannya dengan pelaku, sehingga pelaku merasa dendam kepada korban dan akhirnya pelaku menganiaya korban,dan untuk pelaku telah berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tembarak dengan tanpa ada perlawanan sesaat setelah melakukan pembacokan.

” Keterangan terpisah”Kapolsek Tembarak Iptu Sugiyono SH menerangkan bahwa dalam penanganan kasus tersebut di terapkan atau disangkakan dengan pasal 351 ayat 2 KUHPidana,untuk sementara pelaku masih diamankan di Sel Polres Temanggung. (“Tutup Kapolsek”).

( Kasi Humas Polsek Tembarak Polres Temanggung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *