Ops Zebra Candi 2020, Jajaran FKPD Kabupaten Temanggung Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Libur Panjang dan Bencana

Tribratanews.temanggung.jateng.polri.go.id, Temanggung – Dalam rangka menghadapi libur panjang dan persiapan menghadapi bencana, Pemerintah Kabupaten Temanggung menggelar apel kesiapsiagaan bencana, Kamis (29/10/2020).

Apel yang diselenggarakan di halaman apel Polres Temanggung tersebut diikuti oleh jajaran Forkompinda, TNI, Polri, BPBD, SAR BPBD Kabupaten Temanggung, PMI, dan sejumlah relawan yang ada di Kabupaten Temanggung.

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo menjelaskan, kegiatan apel siaga penanggulangan bencana kali ini dimaksudkan untuk mengecek kesiapan tidak hanya personil, akan tetapi juga mengecek sarana prasarana yang dimiliki TNI, Polri, serta Pemkab Temanggung dalam menghadapi bencana alam.

“Jumlah personil untuk penanggulangan bencana  sekitar 1.500 orang, yakni 500 personil dari gabungan Polres Temanggung, Kodim 0706/Temanggung,  Satpol PP, dan BPBD, sedangkan 1.000 lainnya berasal dari relawan yang ada di Kabupaten Temanggung,” jelas orang nomer dua di Pemerintah Kabupaten Temanggung tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, relawan tersebut berasal dari 43 organisasi atau kelompok  yang berada di bawah binaan BPBD Kabupaten Temanggung, yang selalu siap membantu dalam penanganan bencana.

“Dengan curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini sudah ada beberapa tempat yang mengalami bencana alam seperti angin puting beliung di Tembarak, serta tanah longsor di Desa Jlegong Kecamatan Bejen,” lanjutnya.

Ia berharap  apel tersebut dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan sinergitas dalam hal tugas kemanusiaan dan tanggap bencana.

Sementara itu Kapolres Temanggung, AKBP Benny Setyowadi, S.I.K., M.Si. menambahkan, dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 dalam libur panjang kali ini, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kodim serta Pemda untuk mengingatkan seluruh pengelola wisata agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kami sudah memerintahkan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ada di setiap Desa agar melakukan pendampingan khususnya di tempat wisata yang ada di Desa untuk menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata agar tidak muncul klaster baru di Kabupaten Temanggung,” pungkasnya.

(Humas Polres Temanggung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *